16 Juli 2009

SEKOLAH KHUSUS UNTUK PARA CALON GURU,PENTING !

Sekolah khusus untuk para calon pegawai Pemerintahan ada, AKABRI ada, AKPOL ada, STAN ada, dll, yang mana ditempat-tempat Pendidikan seperti itu disediakan fasilitas-fasilitas istimewa , aturan yang diberlakukan pun aturan-aturan khusus dengan disiplin yang tinggi, testing masuknya pun ketat dan sulit.
Lalu kenapa untuk para calon Guru tidak ada yang sebagus itu ???. Memang ada UPI, yaitu Universitas Pendidikan, tapi mohon maaf jika saya harus mengatakan bahwa itu hanya merupakan Sekolah pilihan alternatif, bagi anak-anak yang “maaf ” kurang kuat kecerdasannya, atau yang mau gampang dapat kerjaan yaitu jadi Guru, testingnya pun tidak sulit.
Tidak terlihat kekhususan yang istimewa disitu, bagi saya ini pertanda bahwa Pemerintah tidak faham bagaimana “Penting”nya bidang ini, sehingga diperlukan “perhatian khusus”.
Di ABRI atau di kepolisian, untuk menjadi seorang pimpinan harus mengikuti dulu Sekolah khusus, di test lagi, dan untuk lulusnya pun sulit ( meskipun ada indikasi dan selentingan bahwa sebenarnya gampang asal ada uang!?,entahlah ). Tapi untuk menjadi Kepala Sekolah ….????,gampang !!!, hanya asal ada uang!!. Saya tahu ada seorang Bapak Guru yang saya nilai sangat terhormat karena dedikasinya menjadi seorang Guru senior yang loyal dan bertanggung jawab atas “predikat Guru” nya, beberapa kali beliau “ditawari” untuk menjadi seorang Kepala Sekolah, beliau hanya menjawab ya siap saja, tanpa ada pemikiran lain-lain. Kenyataannya sudah bertahun-tahun pun tidak pernah ada pengangkatan menjadi Kepala Sekolah, padahal syarat secara administratif maupun kemampuannya sudah terpenuhi dan sangat pantas.
Tapi kenapa ada Guru yang masa kerjanya juga masih belum terlalu lama dibanding beliau, malah sudah diangkat.?Rahasianya…..????????.ya karena bayar upeti !!!,( kabarnya 40 – 60 juta ).
Lalu kenapa Pemerintah tidak tahu ?, atau pura-pura tidak tahu ?, tidak mau ambil pusing, bodo amat, soalnya gua juga kebagian duitnya gitu..???
Cobalah kalau Pemerintahan yang baru ini memang mencanangkan Pemerintahan yang bersih mulailah dari bidang Pendidikan, buatlah aturan dan kontrol yang ketat supaya Guru-Guru dan para Kepala Sekolah untuk berdisiplin serta bertanggung jawab terhadap predikat yang disandangnya, kemudian para Pejabat dan aparat Pemerintahan lainnya juga supaya mulai mendisiplinkan diri sesuai posisinya “sebagai pelayan masyarakat”, bukan sebagai “raja” yang harus dituruti permintaan upetinya dulu oleh masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar